![]() |
| Ibu berhenti bekerja |
Suami istri yang lelah bekerja akan terganggu emosinya apalagi jika pekerjaan tersebut memiliki tekanan yang sangat tinggi. Anak adalah korban dari emosi yang orang tua sedang rasakan sehingga ada ketidakseimbangan dalam sistem pembentukan sebuah keluarga yang harmonis. Pengalaman ibu berhenti bekerja ini pernah dirasakan oleh seorang ibu yang memiliki karir cemerlang. Dia rela mengorbankan karirnya hanya untuk mengurus keluarga karena semasa ia bekerja ada ketidakberesan dalam kehidupan rumah tangganya. Terkadang seorang suami sering menuntut seorang wanita untuk tetap fokus untuk mengurusi pekerjaan rumah tangga dan mengurus anak-anak, sehingga apabila hal ini dirasakan oleh wanita bekerja maka ia akan merasakan 2 kali tekanan dari luar dan dalam.
Kehidupan seperti itu akan memicu pertikaian antara suami istri dan terjadi pertengkaran terlebih lagi bila anak mereka mengalami masalah di sekolah atau di lingkungan tempat tinggal. Ibu berhenti bekerja ini harus dilihat sebagai hal positif bagi ibu-ibu yang lain. Jangan pernah beranggapan jika ibu yang berhenti bekerja karena ingin merasa enak-anakan dan bersantai dirumah. Mereka pastinya memiliki alasan khusus mengapa para ibu tersebut memutuskan untuk berhenti bekerja, yaitu antara lain ingin fokus menyeimbangkan kehidupan rumah tangga serta menyediakan seluruh bentuk kegiatan rumah tangga seperti pendidikan anak dan menjadi seorang pengasuh perkembangan anak.









