Monday, August 18, 2014

Panduan Menyusui untuk Ibu Bekerja

Panduan menyusui untuk ibu bekerja
Bagi Anda para ibu muda dan baru melahirkan, tentunya akan merasakan kesulitan ketika sedang menyusui, apalagi jika Anda adalah wanita karir. Panduan menyusui untuk ibu bekerja sangat penting agar si bayi tetap mendapatkan ASI eksklusif meskipun Anda sibuk bekerja.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengatur jadwal menyusui. Jadi, sebelum Anda berangkat untuk bekerja, sempatkan diri Anda untuk menyusui si bayi terlebih dahulu. Setelah itu Anda harus menyediakan ASI yang telah dimasukkan ke dalam botol dan disimpan di kulkas agar bayi tidak kelaparan saat Anda bekerja. Titipkan botol ASI tersebut kepada babysitter atau pengasuh yang menjaga bayi Anda.

Meskipun Anda bekerja, usahakan untuk tidak memberikan susu formula kepada bayi Anda. Meskipun banyak sekali saat ini produk susu yang menjelaskan kandungan yang bergizi bagi bayi, akan tetapi susu formula juga dapat memberikan dampak yang kurang sehat terhadap perkembangan kesehatan bayi.

Karena itulah penting bagi Anda untuk memahami tentang panduan menyusui untuk ibu bekerja agar si bayi tetap sehat walaupun sering ditinggal untuk bekerja. Ibu bekerja memang harus mengorbankan sebagian waktunya untuk memberikan perhatian khusus kepada si bayi meskipun hanya dalam bentuk meninggalkan ASI dalam botol selama ditinggal bekerja. Karena meskipun seorang ibu bekerja waktunya tersita untuk urusan pekerjaan, namun harus mau mengusahakan untuk tidak pernah menelantarkan si bayi dalam mendapatkan asupan ASI, agar kesehatan si bayi tetap terpantau sehingga si bayi tumbuh sehat dan normal.

Panduan menyusui untuk ibu bekerja yang lain adalah dengan mengajukan ijin cuti dalam bekerja. Maksud dari cuti ini bukan cuti full, akan tetapi lebih merekomendasikan untuk pulang lebih awal dan bekerja setengah hari. Dispensasi ini memang tidak mudah, namun anda harus mencoba untuk meminta keringanan tersebut, hal itu semata untuk memperhatikan kesehatan si bayi agar perkembangannya tetap terpantau oleh si ibu.

No comments:

Post a Comment